Monas – Jakarta, Klub Tawa Ceria Indonesia (KTCI) mencoba mengajak pengunjung Monas yang sedang berolah raga atau yang sekedar bersantai untuk mengikuti olah raga tertawa. Sejak pukul 05.00 wib para sukarelawan KTCI telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk kegiatan perdana mereka hari ini, minggu (18/9). Rencananya olah raga tertawa ini akan dilakukan rutin dua minggu sekali setiap hari minggu pagi, pukul 06.00 – 07.00 wib.

Sekitar tigapuluhan orang lebih sukarelawan KTCI akan berkomitmen memasyarakatkan olah raga tertawa ke khlayak ramai. Olah raga tertawa ini memang sudah diketahui keberadaannya oleh masyarakat luas, namun keberadaan KTCI pada kehadiran perdana ini, tampil dengan kesiapsediaan dan penguasaan atas teknik olah raga yang akan segera mewabah ini.

Secara apik dan sistematis mereka memulai olah raga yang satu ini dengan puluhan teknik peregangan dan pemanasan yang sederhana namun begitu efektif untuk meredakan ketegangan-ketegangan otot di beberapa bagian tubuh pun kegelisahan pikiran. Hal ini terlihat dari ekspresi wajah beberapa orang yang sebelumnya sangat letih akibat beban pekerjaan, stres dan tekanan keadaan yang begitu tinggi pada masyarakat Jakarta umumnya.

Usai peregangan dan pemanasan para peserta terlihat segar dan bugar, termasuk beberapa pengunjung yang langsung berminat. Mereka pun turut larut melanjutkan teknik-teknik berikutnya yang disajikan. Selanjutnya dua orang fasilitator KTCI; Dewi Juniarti Psi. (psikolog dari UI) dan Didit Palgunadi S.Sos., berhasil menarik lepas tertawa peserta dan pengunjung dengan teknik lucu dan konyol yang dicontohkan. Mereka terpingkal-pingkal melakukan ‘teknik wajah terjelek’ mereka, ‘saling sapa sambil bertepuk tangan’, dan ‘bernyanyi dengan menggunakan bahasa tanpa makna’.

Luar biasa, tawa mereka yang renyah dan spontan itu berhasil menyebar dan membetot para pengunjung. Tak heran bila senyuman pun begitu mudah merekah di wajah mereka. Rupanya tertawa berkelompok itu sangat menular dan membahagiakan. Tertawa lepas telah melepas keluar stres terpendam mereka.

Sebelum acara berakhir, dr Made Aryawardhana (44) dari KTCI memberikan penyuluhan kesehatan seputar pentingnya minum air putih bagi tubuh. “Tubuh kita terdiri dari 70-80% cairan, maka mengkonsumsi air minimal 2 liter sehari akan menyehatkan tubuh, membersihkan tubuh dari berbagai racun. Konsumsi air yang cukup akan membantu mempertahankan daya tahan tubuh,” demikian sepenggal penjelasannya.
Satu jam tertawa pagi sudah lebih dari cukup untuk memulihkan kesehatan dan pikiran jernih. Siapa pun boleh ikutan. Coba saja… (dep)

Open

Untuk Informasi dan Program Silahkan Menghubungi: Isty +62 818-0894-1999